Tekno

Pengguna ngaji.ai Naik Dua Kali Lipat Jelang dan Saat Ramadhan

Jakarta (KABARIN) - Aplikasi belajar Al-Quran berbasis AI, ngaji.ai, mencatat lonjakan pengguna dan unduhan hingga dua kali lipat selama bulan Ramadhan seiring meningkatnya aktivitas ibadah umat Muslim.

Chief Business Development Officer Vokal.ai, Fara Abdullah, mengatakan Ramadhan memang jadi momen penting bagi aplikasi gaya hidup Muslim, termasuk ngaji.ai.

“Ramadhan itu periode paling penting bagi kami. Biasanya di industri (aplikasi) Muslim, lonjakannya bisa sampai lima kali lipat. Untuk ngaji.ai, bahkan satu minggu menjelang Ramadhan saja kami sudah melihat kenaikan sekitar dua kali lipat, baik dari sisi penggunaan maupun unduhan,” ujar Fara di Jakarta, Rabu.

Fara menjelaskan pekan pertama Ramadhan biasanya jadi puncak pertumbuhan aplikasi. Karena itu, tim menargetkan lonjakan pengguna hingga lima kali lipat sepanjang bulan suci tahun ini.

Menurutnya, karakter aplikasi gaya hidup Muslim memang musiman, dengan aktivitas pengguna melonjak signifikan di bulan-bulan tertentu, terutama Ramadhan. Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada jumlah unduhan, tapi juga durasi penggunaan aplikasi.

“Waktu penggunaan juga meningkat. Orang lebih lama memakai aplikasi, dan unduhan biasanya ikut meningkat,” tambah Fara.

Fitur doa harian menjadi yang paling diminati pengguna, di samping belajar Al-Quran sebagai layanan utama. Fara menambahkan ngaji.ai tengah menyiapkan fitur baru yang mendampingi aktivitas ibadah sepanjang hari lewat notifikasi.

“Kami merencanakan ngaji.ai bisa digunakan 24 jam mengikuti aktivitas umat Muslim. Misalnya baru bangun baca doa apa, mau makan baca apa, perjalanan baca apa, sampai pengingat amalan seperti membaca Surah Al-Kahfi di hari Jumat,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer Vokal.ai, Vanya Sunanto, menyebut ngaji.ai kini memiliki 403 ribu pengguna dengan sekitar 39 ribu di antaranya berlangganan premium. Rata-rata pengguna membuka aplikasi selama tujuh menit setiap hari.

"Karena sebenarnya kan untuk belajar ya, jadi kebanyakan tuh usia penggunanya 25 sampai 40. Tapi sekarang kami merasa lebih beragam lagi gitu, jadi yang lebih muda. Karena sebenarnya kami tahu bahwa banyak anak-anak yang pakai aplikasi kami, tapi yang registrasi itu orang tuanya," ujar Vanya.

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: